Langsung ke konten utama

Postingan

Mengatasi KETIDAKMENGERTIAN

Pernahkah menemukan gembok pikiran? Pernahkah menembus batas pikiran? Dari kedua pilihan tersebut, mana diantaranya yang sangat membantu kehidupan kita? Sesungguhnya orang pintar tak harus mengerti semua hal tetapi wajib mempelajari banyak hal.  Gembok pikiran itulah yang membunuh “people” dalam berinovasi.Termasuk bagaimana sikap seseorang ketika menerima sebuah perubahan. Sebuah pemandangan yang tak bisa disembunyikan ketika seluruh rumahsakit  provider BPJS dibanjiri pasien.Sementara BOR( Bed Occupancy Ratio ) setiap rumah sakit adalah sekitar 70-80 persen.Maka tak jarang kini ditemukan seluruh kamar rawat inap terisi 100 persen sejak ada Jaminan Kesehatan Nasional BPJS. Harus berani diakui bahwa seiringnya animo masyarakat akan antusiasme menjadi peserta BPJS, sama padatnya dengan masalah di lapangan masih sangat pelik ketika menghadapi tantangan dan hambatan yang dihadapi praktisi layanan kesehatan di era JKN. Saya menghadapi betul bagaimana keluhan ...

Pertahanan TERBAIK adalah MENYERANG

Keberhasilan setiap individu ketika sudah menjadikan visi adalah sebuah budaya, maka setiap yang bergerak sudah pasti membawa perubahan.Benar memang seorang pemimpin harus mengedukasi , memengaruhi, dan menjadi orang berpengaruh untuk sekitarnya. Namun seorang pemimpin sejati tidak pernah melupakan bagaimana buah pemikirannya harus terkoneksi antara sekarang dan melesat ke masa depan.Itulah sebenar benarnya sebuah visi. Pada 2014 lalu, saya harus “menyerang” agar kondisi    rumah sakit menjadi lebih baik.Sebuah inovasi digaungkan bersama pada tanggal 20 Oktober 2014 yang ditandantangani oleh Direktur Utama, Direktur Usaha,Direktur Administrasi dan Keuangan,Kepala Divisi Usaha Penunjang,Kepala Divisi SDM dan Umum, Kepala Divivi Pelayanan dan Pemasaran kemudian Kepala Divisi Keuangan.Di hari tersebut Bersama sama kami berikrar tentang Transformasi Budaya Rumah Sakit PELNI. “Kami Manajemen Rumah Sakit PELNI berikrar untuk mengimolementasikan budaya aman,ringkas dan ...

BERUBAH dengan BUDAYA

2014, tahun tantangan terbaru bagi saya, di mana menjadi tahun pembuktian bahwa saya sebagai perempuan pemimpin perusahaan harus mewakili dimensi nilai nilai sehingga bisa menjadi role model yang lengkap. Perusahaan yang saya emban merupakan sebuah rumah sakit yang berada dibawah naungan PT Pelayaran Indonesia (PERSERO), di mana peletakan batu pertama dilakukan pada tahun 1914 diatas lahan seluas 30.000 m2 dan diresmikan pada 21 April 1918 yang dahulu dikenal dengan sebutan KPM Hospital. Tentu hadirnya saya tidak mungkin menghapus sejarah yang sudah ada dan telah terbangun kokoh.Ketika saya menduduki kursi kepercayaan utama, Rumah Sakit PELNI sudah berusia Sembilan puluh enam tahun. Saya mereview segala sesuatunya sebelum benar-benar bertindak. Saya melihat area rumah sakit ini sangat luas namun sayangnya banyak lahan kurang bermanfaat.Rumah Sakit dengan hunian kapasitas 312 tempat tidur dengan hunian 50%   kemudian saya tingkatkan menjadi 500 tempat tidur dengan hunian hin...

BERSIAP dan LAKUKANLAH

Peran perempuan sebagai mahkota dalam beberapa lini kehidupan, terlihat seperti “crown” yang terhias diatas kepalanya.Siapa saja melihat keindahannya, siapa saja mahfum bahwa keberadaannya begitu istimewa.Sebagai pemimpin perempuan, crown tersebut menjadi hiasan belaka apabila saya tidak mempertahankankeyakinan diri dan  team saya untuk fokus pada tujuan,pada cita cita dan termotivasi untuk menciptakan yang terbaik dari diri setiap personal untuk meraihnya. Wajah kesibukan seseorang,bergantung pada bagaimana sebuah organisasi mendidiknya.Bagaimana setiap individu mengenal sebaik mungkin prioritas utama dalam kesibukannya.Sebagai nahkoda sebuah kapal besar yang sudah lama berlayar,kehadiran saya di Rumah Sakit PELNI harus memiliki keberlimpahan semangat yang dimulai dengan mengetahui dengan pasti apa visi misi atau tujuan saya,kemudian bergegas melangkah kesana dan membuktikan pada team berupa tindak nyata. Sejarah sangat menentukan langkah setiap orang. Jauh sebelum diper...

menyusun PUZZLE Perubahan di RUMAH SAKIT

Duduk sebagai orang nomor satu di sebuah Rumah Sakit BUMN yang berada di bawah naungan PT Pelayaran Indonesia (Persero)yang diresmikan pada 21 April 1918 ini,sungguh sangat menantang profesi saya yang bukan sebagai seorang dokter bedah jantung saja, namun melatih kepiawaian saya sebagai perempuan yang lama bergelut dalam Pengelolaan Rumah Sakit..  Sejak 2014, saya diamanahi tugas luhur untuk menahkodai Rumah Sakit PELNI.Tandanya, menahkodai Rumah Sakit berusia Sembilan puluh enam tahun dengan kultur budaya yang sudah terbentuk, otomatis menggerakkan seluruh kemampuan  - utama adalah dasar kepemimpinan yang saya gaungkan bahwa di manapun berada,kita haruslah mempunya visi yang jelas.Dari itu, sigap saya melakukan perombakan manajemen sejak bulan pertama menduduki fungsi di manajemen Rumah Sakit PELNI. Aroma Rumah Sakit bukanlah atmosfer yang asing bagi saya.”Petualangan” saya sebagai dokter spesialis bedah toraks dan kardiovascular yang juga pernah melahirkan Unit Pela...